Tagana dan BSR Telah Salurkan 55 Ribu Liter Air Bersih Pada Warga Terdampak Kekeringan di Pandeglang

Kekeringan

Relawan Tagana dan BSR saat membagikan air bersih pada warga di salah satu kampung di Desa Idaman, Kecamatan Patia, Pandeglang.

PANDEGLANG, BINGAR.ID – Dengan adanya dukungan dari berbagai donatur, maupun secara mandiri, para relawan dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Pandeglang bersama relawan Boedak Saung Rescue (BSR), terus menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak kekeringan di wilayah Kabupaten Pandeglang, yang terjadi beberapa bulan terakhir ini.

Ketua Tagana Pandeglang, Baehaki Rahmat mengaku, pihaknya bersama tim relawan BSR telah menyalurkan bantuan air bersih, sejak awal bulan Juli hingga saat ini, dengan total air bersih yang terdistribusikan sekitar 55.000 liter, yang dibagikan pada ratusan warga di daerah – daerah terdampak kekeringan, di Kecamatan Patia dan Sukaresmi, Pandeglang.

Baca Juga : Tagana dan BSR Mulai Salurkan Bantuan Air Bersih ke Wilayah Kekeringan di Pandeglang

“Bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, mulai dari warga, kepala keluarga (KK), hingga santri yang ada di pondok pesantren, akibat kekurangan persediaan air bersih, dampak dari minimnya curah hujan beberapa bulan terakhir ini,” ungkap Baehaki, 25 Juli 2026.

Dikatakannya juga, awal-awal distribusi air bersih untuk masyarakat tersebut, mereka kirim ke wilayah Kecamatan Patia, dengan titik distribusi Ponpes Al-Falah, Kampung Benger, Desa Patia, sebanyak 5000 liter.

“Masih di Kecamatan Patia, kita kirim air bersih beberapa kali, mulai dari Kampung Keramat (50 KK), Kampung Pasir Rangrang (211 KK), Kampung Citangkar (40 KK), dan Kampung Carenang (100 KK), Desa Ciawi dengan total kiriman sebanyak 20.000 liter air bersih,” tambah Ketua Tagana Pandeglang ini.

Baca Juga : Peringati Hari Jadinya, Tagana Pandeglang Gelar Kegiatan TMS

Senada, Koordinator BSR Ade Mulyana juga mengaku, selain mengirim air bersih untuk dua desa tersebut, tim Tagana dan BSR juga mengirim air bersih sebanyak 10.000 liter di wilayah Desa Idaman, Kecamatan Patia, khususnya di Kampung Tajur, Karang Tengah, dan Bojong Ceri.

“Setelah Desa Idaman, kita juga kirim air bersih ke Desa Babakan Keusik sebanyak 5.000 liter, diberikan kepada warga 58 KK yang ada di Kampung Kebon. Kemudian di Desa Patia, kita juga kirim air sebanyak 10.000 liter, untuk warga di Kampung Patia nya,” aku Ade Mulyana.

Selain di wilayah Kecamatan Patia, Ade Mulyana juga mengaku mengirim air ke wilayah Kecamatan Sukaresmi sebanyak 5000 liter, khususnya ke salah satu kampung di Desa Seuseupan. Dimana hal ini semua menurutnya, merupakan sebuah wujud kepedulian.

Baca Juga : Setelah Sebulan Dilanda Kekeringan, Warga Seuseupan Akhirnya Terima Bantuan Air Bersih

“Musim kemarau mengakibatkan sebagian masyarakat kesulitan memperoleh air bersih. Karena itu, kami bersama Tagana dan para relawan, berupaya hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan mengajak semua pihak untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong dalam aksi kemanusiaan,” ujar Ade Mulyana.

“Distribusi air bersih ini merupakan komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat. Selama masih ada warga yang membutuhkan, kami bersama Tagana dan seluruh relawan akan terus berupaya menyalurkan bantuan agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi,” pungkasnya. (Adytia)

Berita Terkait