Diikuti 29 Majelis Taklim se-Banten, MQ Masjid Nurul Musthofa Gelar MHQ ke-2

SERANG, BINGAR.ID – Madrasah Al-Qur’an (MQ) Masjid Nurul Musthofa, Permata Safira Regency, Kota Serang, menggelar Musabaqoh Hifzil Qur’an (MHQ) ke-2 Tahun 2026, yang diikuti 29 majelis taklim se-Provinsi Banten, dengan total 87 peserta dari berbagai daerah di Provinsi Banten, Selasa 15 September 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Dari Ibu, Cahaya Al-Qur’an Menerangi Generasi” tersebut, berlangsung di Masjid Nurul Musthofa Permata Safira Regency, Kota Serang. Peserta berasal dari majelis taklim di Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang, Kota Serang, dan Kota Cilegon.

Baca Juga : Bupati Lebak Lepas 58 Kafilah MTQ ke-XXII Provinsi Banten

MHQ ke-2 dibuka oleh Penasehat Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) Nurul Musthofa, Ustadz Maftuhi, S.Ag. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda tahunan MQ Masjid Nurul Musthofa dalam rangka syiar Islam, khususnya di kalangan ibu-ibu majelis taklim.

Ketua Harian MQ Masjid Nurul Musthofa, Ustadzah Hauliyah, didampingi Ketua Panitia Pelaksana MHQ ke-2, Ustadzah Erma Krisnawati, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memotivasi para ibu untuk terus belajar, memperbaiki bacaan Al-Qur’an, sekaligus meningkatkan hafalan.

“Tujuan digelarnya MHQ untuk memotivasi ibu-ibu agar terus belajar memperbaiki bacaan Qur’an dan hafalannya. Ibu harus menjadi sosok teladan dalam keluarga dan masyarakat untuk menciptakan generasi Qur’ani,” ujarnya.

Baca Juga : Menuju MTQ Banten, Calon Peserta Bisa Mendaftar Secara Online

Pada penyelenggaraan tahun ini, surat yang dilombakan adalah Surah Al-Mulk dan Al-Waqi’ah.

Menurutnya, peran ibu sangat penting dalam membangun generasi yang dekat dengan Al-Qur’an. Karena itu, kegiatan MHQ diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan semangat belajar dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

PERAN IBU SEBAGAI MADRASAH PERTAMA

Pembina MQ Masjid Nurul Musthofa, Ustadzah Ma’rifah, SQ, mengatakan penyelenggaraan MHQ merupakan salah satu upaya untuk memotivasi sekaligus meningkatkan kecintaan para ibu terhadap Al-Qur’an.

“Ibu adalah madrasah pertama, Al-Qur’an adalah bekalnya dan pengabdian adalah buahnya. Dari ibu yang belajar Al-Qur’an, akan lahir generasi yang mengenal Al-Qur’an,” tuturnya.

Baca Juga : Bupati Pandeglang Lepas Ratusan Kafilah MTQ XX Provinsi Banten

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MHQ ke-2.

“Terima kasih, khususnya kepada seluruh panitia, sehingga MHQ ke-2 berjalan sukses dan lancar. Insya Allah menjadi amal saleh,” katanya.

Sementara itu, Penasehat DKM Nurul Musthofa, Ustadz Maftuhi, menyampaikan apresiasi kepada pengurus MQ atas konsistensinya menyelenggarakan MHQ sebagai bagian dari upaya menanamkan kecintaan masyarakat, khususnya para ibu, terhadap Al-Qur’an.

Ia menilai Al-Qur’an merupakan pedoman hidup umat Islam sehingga berbagai kegiatan yang mendorong masyarakat untuk membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkannya perlu terus dikembangkan.

“Atas nama DKM Nurul Musthofa Permata Safira Regency, kami berharap acara ini terus dilaksanakan secara konsisten dan terus tingkatkan kualitasnya,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi amal saleh bagi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pengurus, panitia, peserta hingga para pendukung kegiatan.

JURI BERPENGALAMAN TINGKAT NASIONAL

Untuk menjaga kualitas penilaian, MHQ ke-2 menghadirkan tiga juri yang merupakan pembina MHQ/MQ dan pernah meraih prestasi di tingkat nasional.

Ketiganya yakni Ustadzah Hj. Khaeriyah, S.Ag., Ustadzah Hj. Mumun Munirah, dan Ustadzah Mincahatul Maula, S.Sos.

Setelah melalui rangkaian perlombaan, MT Al-Hidayah dari Kota Cilegon berhasil meraih Juara 1. Posisi Juara 2 diraih MT Aisyiah, Kubang Apu, Kota Serang, sedangkan MT Ar-Raudhoh, Baros, Kabupaten Serang meraih Juara 3.

Sementara itu, Juara Harapan 1 diraih MT Al-Ikhlas, Permata Safira, Kota Serang, Juara Harapan 2 diraih MT Al-Furqon, Kabupaten Lebak, dan Juara Harapan 3 diraih Al-A’rof, Komplek BMW, Kota Cilegon.

Penyelenggaraan MHQ ke-2 diharapkan dapat menjadi momentum untuk semakin menguatkan semangat ibu-ibu majelis taklim dalam mempelajari dan menghafal Al-Qur’an, sekaligus menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai bekal dalam membentuk generasi Qur’ani di tengah keluarga dan masyarakat. (ADYTIA)

Berita Terkait