Gandeng BSI Explore, BSR Gerakkan KPTS Tanam Mangrove di Pantai Legon Guru

BSR

Para pemuda yang tergabung dalam KPTS Cigorondong bersama Koordinator BSR Kecamatan Sumur, Agus Aspuri saat melakukan kegiatan penanaman Mangrove di kawasan pantai Legon Guru.

PANDEGLANG, BINGAR.ID – Boedak Saung Rescue (BSR), kembali berkolaborasi bersama Kelompok Pemuda Tangguh Sadulur (KPTS), serta BSI Explore, dalam kegiatan pelestarian kawasan pesisir pantai, melalui penanaman bibit pohon Mangrove di sebagian lahan pantai Legon Guru, Desa Cigorondong, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Minggu 9 Agustus 2026.

Koordinator BSR Kecamatan Sumur, Agus Aspuri mengaku, kegiatan penanaman bibit pohon Mangrove di sebagian wilayah pantai yang ada di Kecamatan Sumur tersebut, sebenarnya bukan kegiatan yang pertama kali bagi mereka. Dimana BSR bersama KPTS kali, diakuinya mendapat support langsung dari BSI Explorer.

Baca Juga : Tagana dan BSR Telah Salurkan 55 Ribu Liter Air Bersih Pada Warga Terdampak Kekeringan di Pandeglang

“Kegiatan penanaman bibit pohon mangrove ini, merupakan langkah nyata kami dalam menjaga kelestarian alam pesisir, serta menjaga kawasan-kawasan pantai yang sudah mulai terkena abrasi, disamping sebagai upaya mitigasi bencana ombak besar, yang kapan saja bisa terjadi,” ungkap Agus Aspuri.

Koordinator BSR Kecamatan Sumur, yang juga motor penggerak dari KPTS Cigorondong ini juga menegaskan, bahwa aksi penanaman mangrove tersebut, selain sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kawasan pesisir, juga sebagai upaya menumbuhkan kesadaran generasi muda, mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

Baca Juga : Longsor Ancam Huntap Penyintas Tsunami, BSR Desak Pemda Pandeglang Segera Bertindak

“Bagi BSR, pelestarian alam tidak cukup hanya dengan mengajak masyarakat untuk peduli, tetapi harus diwujudkan melalui kegiatan nyata dan berkelanjutan. Dimana dalam hal ini keterlibatan pemuda dinilai penting, karena keberlanjutan lingkungan membutuhkan generasi yang memiliki kepedulian dan kesadaran, untuk merawat alam dalam jangka panjang,” tegasnya.

“Kami dari BSR berupaya menggerakkan anak-anak muda, agar tidak hanya menjadi penonton terhadap persoalan lingkungan. Mereka harus ikut mengambil peran. Penanaman mangrove ini merupakan salah satu langkah nyata untuk menjaga pesisir, sekaligus membangun kepedulian pemuda terhadap lingkungan,” sambungnya.

Baca Juga : Dampak Kemarau Panjang, 11 Kecamatan di Pandeglang Kesulitan Air Bersih

Disamping itu semua, Agus pun kembali menegaskan, bahwa bagi BSR, kegiatan di Pantai Legon Guru bukan sekadar agenda penanaman mangrove semata, akan tetapi menjadi upaya membangun gerakan bersama, yang menempatkan pemuda sebagai bagian penting dalam menjaga lingkungan.

“BSR berharap keterlibatan KPTS yang kali ini mendapat dukungan dari BSI Explore, bisa menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas, untuk melakukan kegiatan sosial dan lingkungan lainnya, khususnya di kawasan pesisir yang ada di Kecamatan Sumur, Pandeglang,” pungkasnya. (Adytia)

Berita Terkait