Satu Unit Rumah Warga Cilamajang, Nyaris Roboh Tertimbun Tanah Longsor

Longsor

Kondisi rumah pak Said yang nyaris tertinbun matrial longsor.

PANDEGLANG, BINGAR.ID – Salah satu rumah warga Kampung Cilamajang, Desa Sindangresmi, kondisinya sangat memprihatinkan, hingga nyaris hilang akibat diterjang dan terpendam oleh material longsoran tanah perbukitan, yang berada di samping rumah tersebut, pada Kamis malam, 21 Mei 2026.

Peristiwa tanah longsor yang hampir menimbun rumah warga tersebut, terjadi pada pukul 19.00 WIB, dampak bergesernya tanah tebing, akibat hujan lebat yang terbilang cukup lama, dengan intensitas yang tinggi.

Baca Juga : Tingginya Intensitas Hujan, Akses Jalan Menuju Citorek Lebak Tertutup Longsor

Said, selaku pemilik rumah yang terdampak oleh longsoran tanah itu, mengaku kaget ketika mendengar suara bergemuruh cukup kencang di samping rumahnya, saat kondisi hujan lebat sedang berlangsung.

“Awalnya kami sedang santai di pertengahan rumah (diruang keluarga), di saat kondisi hujan yang cukup lebat, dengan dentuman suara petir yang cukup sering. Tiba-tiba saja muncul suara bergemuruh di samping rumah saya itu pak, kami pun langsung keluar dan melihat tanah di atas bukit itu turun langsung menghantam rumah saya ini,” jelas Said, Jumat 22 Mei 2026.

Baca JugaAkibat Longsor, Jalur Wisata Negeri Atas Awan Lebak Putus

Dikatakannya juga, bahwa di rumahnya itu tinggal 4 orang, yakni dirinya beserta istri dan dua orang anaknya. Dengan adanya kejadian tersebut, Said mengaku tetap tinggal dan bertahan sampai saat ini, dirumah yang nyaris roboh itu.

“Ya mau ga mau pak, kami tetap tinggal di rumah ini, walaupun kondisinya sudah seperti yang bapak lihat, rumah agak doyong, dengan bangunan belakang, atau dapur yang sudah rusak alias ancur itu,” tambahnya.

Baca Juga : Waspada, Ada Longsor di Jalan AMD Lintas Timur Pandeglang

Sementara itu, Pembina Boedak Saung Rescue, yang juga aktif di Tagana, Ade Mulyana mengatakan. Bahwa pihaknya beserta anggota tim lainnya, telah menghimbau Pak Said dan keluarga untuk melakukan evakuasi mandiri, khawatir hujan lebat kembali terjadi, hingga longsor susulan terjadi lagi.

“Yang pasti, kami telah memberi himbauan pada keluarga Pak Said untuk melakukan evakuasi mandiri. Karena bila melihat kondisi seperti ini, khawatir terjadi longsor susulan, bila hujan kembali turun dengan intensitas cukup tinggi. Alhamdulillah, kejadian tidak menimbulkan korban jiwa, tapi kerugian materil sudah pasti, melihat kondisi rumah yang rusuk,” ucap Ade singkat. (Adytia)

Berita Terkait