Langgar Prokes di Kabupaten Tangerang, KTP dan SIM Akan Disita

Pembelajaran Tatap Muka 2021

Bupati Tangerang, Ahmad Zaki Iskandar (Istimewa)

TANGERANG, BINGAR.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang akan mengambil langkah tegas bagi warga yang melanggar protokol kesehatan (prokes). Salah satu yang akan diterapkan yakni dengan mengambil KTP dan SIM bagi pelanggar.

Kebijakan ini dilakukan menyusul diperpanjangnya Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro sekaligus upaya pemerintah meningkatkan kedisiplinan masyarakat.

“Ada beberapa tindakan nanti, termasuk salah satunya adalah dengan menyita KTP dan SIM jika masyarakat tidak patuh terhadap protokol kesehatan,” ucap Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar di Gedung Pendopo, Jumat (25/6/2021).

Baca juga: Pelanggar Prokes dan Tolak Tes PCR di Banten Akan Didenda Hingga Kurungan Penjara

Zaki menuturkan, saat ini penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tangerang terjadi lebih cepat dan lebih aktif. Oleh karenanya masyarakat diimbau agar berhati-hati, tidak bepergian keluar rumah dan menghindari kerumunan bila ada keperluan yang mendesak agar menggunakan masker.

“Kabupaten Tangerang sudah dinyatakan zona merah, saya mengimbau kepada masyarakat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan, saat ini fasilitas kesehatan sudah penuh,” ungkapnya.

Baca juga: Satgas Covid-19 Terbitkan Edaran yang Perketat Prokes Selama Liburan

Komandan Kodim 0510 Tigaraksa Letkol Inf Bangun Siregar, menambahkan agar PPKM mikro lebih aktif, pihaknya terus merinci warga yang teridentifikasi Covid-19 dan Kepala Desa, Lurah berperan aktif membantu masyarakat yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Empat pilar harus terus bersinergi, Camat, Koramil, Kapolsek dan Kepala Puskesmas harus terus memantau warga yang melakukan isolasi mandiri jangan kendor protokol kesehatan,” tegas Dandim. (Sajid/Red)

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru