Kelompok 19 KKN Unma 2026, Raih Program Kerja dan DPL Terbaik

PANDEGLANG, BINGAR.ID – Kelompok 19 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mathla’ul Anwar (Unma) Banten tahun 2026, meraih dua penghargaan sekaligus sebagai Kelompok dengan Program Kerja Terbaik dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Terbaik dalam Lokakarya dan Pameran Produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) KKN Unma Banten 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) KH. Irsyad Djuwaeli, Jumat 21 Agustus 2026.

Dua penghargaan yang diberikan langsung oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unma Banten Nenden Suciyati Sartika, pada Kelompok 19 yang melaksanakan KKN di Desa Weru, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang ini, karena dinilai berhasil dan selaras dengan tema KKN 2026, yakni “Smart Village Berbasis Halal”, serta mampu memberi perubahan nyata di tengah masyarakat.

Baca Juga : KKN Kelompok 19 Unma, Jadikan Desa Weru Pilot Project Smart Village di Pandeglang

Salah satu program yang menjadi unggulan adalah Digitalisasi Pelayanan Administrasi Pemerintahan Desa Weru. Program tersebut bahkan mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan dijadikan sebagai pilot project.

“Proker tersebut bukan hanya terwujud tetapi juga dijadikan pilot project oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Keberhasilan ini, tentu tak terlepas dari peran dan bimbingan DPL-nya. Sehingga kami pun memberikan penghargaan kepada Pak Nana Sutisna sebagai DPL terbaik,” jelas Nenden.

Atas penghargaan tersebut, Ketua Kelompok 19 KKN Unma Banten 2026, Diki Iskandar, mengaku bersyukur sekaligus bangga. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti keseriusan dan kekompakan seluruh anggota kelompok selama menjalankan KKN di Desa Weru.

Baca Juga : KKN Mahasiswa UNMA K-19, Bantu Warga Desa Waru Lakukan Normalisasi Irigasi

“Kerjasama dari semua anggota kelompok ini, luar biasa. Kami juga sangat bersyukur dan bangga mendapat DPL Pak Nana. Untuk itu, kami berterima kasih atas bimbingan dan arahan beliau, mulai dari tahap observasi hingga penutupan. Beliau sangat berperan akan keberhasilan kelompok kami dalam KKN ini,” ungkap Diki.

Sementara itu, DPL Kelompok 19, Nana Sutisna, menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Ia menyebut dukungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Sandi dan Statistik (Diskomsantik), Camat Sukaresmi, para narasumber, kepala desa, perangkat desa hingga masyarakat Desa Weru turut berperan dalam pelaksanaan program.

“Pokoknya luar biasa. Kami berharap, apa yang telah kami mulai, dapat menjadi pijakan dalam mewujudkan smart village, khususnya dalam program Digitalisasi Pelayanan Administrasi Pemerintahan Desa Weru, sehingga mampu mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa,” katanya.

Lokakarya dan Pameran KKN Unma Banten 2026 sendiri menjadi ajang untuk menampilkan berbagai produk UMKM serta hasil inovasi mahasiswa selama melaksanakan pengabdian di masyarakat.

Baca Juga : Saat Pelepasan Ratusan Mahasiswa KKN, Pemkab Pandeglang Apresiasi Kiprah Unma

Kegiatan tersebut diikuti desa-desa lokasi KKN Unma Banten 2026 yang tersebar di 19 desa pada enam kecamatan di Kabupaten Pandeglang. Berbagai produk binaan UMKM dan inovasi mahasiswa dipamerkan sebagai bentuk implementasi tema KKN, yakni Smart Village Berbasis Halal.

Rektor Unma Banten, Prof. Andriansyah, mengatakan KKN tidak semestinya dipandang sekadar sebagai kegiatan akademik atau formalitas mahasiswa sebelum menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, KKN merupakan ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu sekaligus belajar memahami kondisi sosial masyarakat.

“Anda sekalian, telah mampu beradaptasi dan memahami kondisi sosial di lingkungan tempat KKN. Hari ini, memang hari terakhir anda KKN, tetapi jejak Anda di desa, akan menjadi pengalaman berharga untuk kehidupan selanjutnya. Karena, kuliah bukan sekedar mau jadi apa, tapi tentang apa kiprah kita di masyarakat,” tegas Andriansyah saat membuka Lokakarya dan Pameran sekaligus menutup pelaksanaan KKN Unma Banten tahun 2026.

Dengan raihan dua penghargaan tersebut, Kelompok 19 KKN Unma Banten diharapkan tidak berhenti pada pencapaian selama masa KKN. Program digitalisasi pelayanan administrasi Desa Weru diharapkan dapat terus dikembangkan dan menjadi pijakan bagi terwujudnya pelayanan pemerintahan desa yang lebih efektif, modern, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. (Adytia)

Berita Terkait