Belum Ada Penyintas Covid di Pandeglang yang Donor Plasma Konvalesen

donor plasma konvalesen

Sampai saat ini belum ada laporan mengenai penyintas Covid-19 yang mengikuti donor plasma konvalesen. (ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo).

PANDEGLANG, BINGAR.ID – Para penyintas Covid-19 di Kabupaten Pandeglang belum ada yang tertarik untuk mendonorkan plasma konvalesen bagi penyintas lainnya yang masih terkonfirmasi. Padahal hingga kini, sudah seribuan lebih warga Pandeglang yang terkonfirmasi Covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Pandeglang, Achmad Sulaeman menjelaskan, sampai saat ini belum ada laporan mengenai penyintas Covid-19 yang mengikuti donor plasma konvalesen untuk membantu pasien yang sedang berjuang sembuh.

“Kami memang belum menginformasikan pasien yang terkonfirmasi untuk mendonorkan plasmanya,” ujar Sulaeman pada Bingar, Jumat (19/2/2021).

Baca juga: Terapi Donor Plasma Konvalesen Pasien Covid-19 Dapat Diakses Melalui PMI

Sulaeman belum mengetahui alasan rendahnya minat penyintas di Pandeglang untuk ikut mendonor plasma konvalesen. Namun dia menduga, ada beberapa hal yang menjadi penyebab. Seperti masih adanya perdebatan di masyarakat mengenai efektivitas donor plasma tersebut.

“Padahal donor ini patut dicoba karena dibeberapa daerah efektif untuk membantu menyembuhkan pasein yang terjangkit Covid-19,” jelasnya.

Selain itu, dia memperkirakan alasan lain terkait belum memadainya sarana dan prasarana di Pandeglang. Mengingat donor plasma tersebut berbeda dengan donor darah pada umumnya. Mulai dari alat hingga mekanisme pendonoran.

Baca juga: 110 Warga Kota Tangerang Sudah Lakukan Donor Darah Plasma Konvalesen

“Donor ini kan berbeda dengan donor darah biasa. Mulai dari alatnya maupun caranya. Kalau PMI punya fasilitas itu, bisa. Dan kalau di sini sarananya ada, tidak menutup kemungkinan bisa,” tutur dia.

Namun begitu lanjut Sulaeman, kondisi yang hampir serupa juga terjadi dibeberapa daerah di Banten. Sehingga donor plasma konvalesen belum begitu familiar di masyarakat.

“Saya rasa ini hanya alasan sarana yang belum siap. Tapi yang penting sarananya dulu ada,” tandas Sulaeman. (Ahmad/Red)

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru