Wartawan Pandeglang Adakan Diskusi Peningkatan Skill Menulis Berita

Wartawan Pandeglang

Porwan Pandeglang menggelar diskusi peningkatan kapasitas dalam menulis berita. (Dok. Porwan Pandeglang)

PANDEGLANG, BINGAR.ID – Belasan wartawan yang tergabung dalam Pokja Wartawan (Porwan) Pandeglang menggelar diskusi bersama dua jurnalis senior dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banten di Sekretariat Porwan Pandeglang, Selasa (13/12/2022).

Diskusi yang digelar secara sederhana ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, kemampuan atau skill wartawan Pandeglang dalam menulis berita.

Ketua Porwan Pandeglang, Tb Agus Jamaludin mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk menambah khazanah wartawan di Pandeglang perihal dunia jurnalistik sehingga wartawan yang tergabung di Porwan tidak keluar dari kode etik jurnalistik.

Baca juga: HUT 148 Pandeglang Jadi Momentum Wartawan Dukung Pelestarian Terumbu Karang

“Kalau bicara SDM, saya yakni mereka sudah mapan secara intelektual. Namun dengan diskusi ini, kita bisa terus mengingatkan bahwa wartawan punya kode etik dan prinsip,” terangnya.

Nana Sutisna Amdan yang menjadi salah satu pemateri menyampaikan terkait penulisan berita dan pemilihan sudut pandang atau angel. Menurutnya, dalam menulis berita harus memenuhi beberapa unsur, seperti lengkap, aktual, apa adanya, dan memberi mafaat kepada pembaca.

“Jurnalis mempunyai fungsi edukasi, informasi dan kontrol sosial. Dengan begitu, berita yang disajikan akan dirasakan manfaatnya oleh pembaca,” ujarnya.

Sementara pemateri lain, Agus Sandjadirdja yang merupakan Dewan Kehormatan PWI Banten menjelaskan peran organisasi bagi wartawan. Dia menilai, organisasi profesi penting untuk saling tukar pikiran antar anggota.

Baca juga: Dilantik, PWI Pandeglang Diminta Tangkal Informasi Hoax

“Budaya organisasi yang baik, dapat tercipta dari solidnya para anggota hingga menciptakan atmosfer yang baik dan berdampak pada pengembangan karakter bagi para anggotanya (wartawan-red).

Dia pun mengingatkan Porwan untuk terus berkembang dan meningkatkan kapasitas anggotanya. Apalagi peran Porwan dianggap strategis lantaran menghimpun anggota dari konstituen Dewan Pers.

“Saya hanya mengingatkan kepada semua wartawan yang belum memiliki organisasi, agar segera mendaftarkan dirinya dalam organisasi tersebut,” tutupnya. (Ahmad)

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru