Produksi Beras Banten 2026 Turun Jadi 913,39 Ribu Ton

Pertanian

Ilustrasi petani sedang memanen padi. (Unsplash)

SERANG, BINGAR.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten merilis angka sementara luas panen dan produksi padi Provinsi Banten tahun 2026 pada 2 November 2026. Dari rilis tersebut, produksi beras Provinsi Banten sepanjang 2026 diperkirakan mencapai 913,39 ribu ton, atau mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala BPS Provinsi Banten, Yusniar Juliana, mengatakan pada 2026 luas panen padi di Banten diperkirakan mencapai 326,41 ribu hektare. Angka tersebut turun 19,01 ribu hektare atau 5,50 persen dibandingkan luas panen padi pada 2025 yang tercatat 345,42 ribu hektare.

Baca Juga : Layani 2.447 Penerima Manfaat, SPPG Sindangresmi Serap Hasil Pertanian Lokal

“Berdasarkan hasil Survei Kerangka Sampel Area (KSA), realisasi luas panen padi sepanjang Januari–September 2026 mencapai sebesar 308,67 ribu hektare, atau mengalami penurunan sekitar 6,15 ribu hektare, setara 1,95 persen, dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang sebesar 314,82 ribu hektare,” kata Yusniar, Selasa (3/11/2026).

Yusniar menjelaskan, potensi luas panen padi pada Oktober–Desember 2026 diperkirakan masih akan bertambah sekitar 17,75 ribu hektare. Produksi padi Provinsi Banten pada 2026 diperkirakan sebanyak 1,60 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), turun 170,26 ribu ton atau 9,60 persen dibandingkan produksi padi pada 2025 yang sebanyak 1,77 juta ton GKG.

Baca Juga : Poktan di Marga Jaya Berharap Pemkab Lebak Segera Didistribusikan Alat Pertanian

Ia merinci, produksi padi di Banten sepanjang Januari–September 2026 mencapai sekitar 1,51 juta ton GKG, mengalami penurunan sebanyak 108,69 ribu ton GKG atau 6,71 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang sebesar 1,62 juta ton GKG. Sementara itu, berdasarkan amatan fase tumbuh padi hasil Survei KSA September 2026, potensi produksi padi sepanjang Oktober–Desember 2026 diperkirakan masih akan bertambah sebanyak 92,07 ribu ton GKG.

Jika produksi padi dikonversi menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, Yusniar menyebut produksi padi sepanjang Januari–September 2026 setara dengan 860,95 ribu ton beras. Angka tersebut turun 61,90 ribu ton beras atau 6,71 persen dibandingkan Januari–September 2025 yang sebanyak 922,85 ribu ton beras.

Baca Juga : Dukung Pertanian di Banten, PLN Pasok Listrik 1,2 Juta VA

“Potensi produksi beras sepanjang Oktober–Desember 2026 diperkirakan sebanyak 52,44 ribu ton beras. Dengan demikian, total produksi beras pada 2026 diperkirakan sekitar 913,39 ribu ton beras, atau mengalami penurunan sebanyak 96,97 ribu ton beras, setara 9,60 persen, dibandingkan produksi beras pada 2025 yang sebanyak 1,01 juta ton beras,” tutur Yusniar. (Ahmad)

Berita Terkait