Plafon Ruang Kelas V SDN Kadumaneuh Pandeglang Ambruk, Guru Minta Penanganan Cepat

Ruang Kelas

Kondisi Ruang Kelas V SDN Kadumaneuh yang plafonnya ambruk, namun tetap di pake KBM.

PANDEGLANG, BINGAR.ID – Sungguh ironis, salah satu ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kadumaneuh, yang berada di Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, plafonnya ambruk ambruk sejak Juli 2026 lalu.

Kondisi plafon yang telah ambruk pada ruang Kelas V tersebut, hingga saat ini belum juga mendapat perbaikan, hingga terlihat struktur rangka atap bangunan yang terbuat dari kayu dan bambu itu, yang juga terlihat mulai rapuh, dengan beberapa genting sudah retak.

Baca Juga : Kerusakan Sekolah di Pandeglang Capai 5.403 Ruang Kelas

Dari informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa ambruknya atap ruang Kelas V itu, terjadi pada bulan Juli 2026 lalu, sekitar pukul 10.30 WIB. Beruntung pada saat kejadian tidak ada korban jiwa maupun korban luka, karena seluruh siswa sedang berada diluar ruang kelas.

Kepala SD Negeri Kadumaneuh Lilis Hasanah mengatakan, ambruknya plafon diduga terjadi karena kondisi bangunan yang sudah lapuk dan termakan usia.

“Plafon ruang kelas V ambruk karena kondisinya sudah lapuk dimakan usia. Saat kejadian, seluruh siswa sedang berada di luar kelas,” kata Lilis Hasanah.

Baca Juga : Tanah Longsor di Lebak Rusak Sekolah

Menurut Lilis, pihak sekolah telah melaporkan kondisi itu pada Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang. Namun, keterbatasan ruang kelas membuat kegiatan belajar mengajar tetap harus berlangsung dengan kondisi sarana yang terbatas.

“Sudah kami laporkan sejak Juli lalu, atau paska plafon ruang kelas itu ambruk ke Dinas Pendidikan Pandeglang, tapi sampai saat ini belum ada tanggapan. Tapi karena keterbatasan ruang kelas, ya mau ga mau ruangan ini tetap kita gunakan untuk KBM,” akunya.

“Yang pasti, dengan masih digunakannya ruang kelas yang plafonnya ambruk ini untuk KBM, sebenarnya membuat kami khawatir terhadap keselamatan siswa, terutama apabila kerusakan bangunan tidak segera mendapatkan penanganan,” sambungnya.

Baca Juga : Bupati Prihatin Ada Oknum yang Rusak Jembatan Gantung

Kondisi ruang kelas V saat ini memprihatinkan. Bagian plafon yang roboh terlihat menimpa meja dan bangku siswa sehingga mengganggu aktivitas pembelajaran.

Para guru berharap Pemerintah Kabupaten Pandeglang segera melakukan perbaikan terhadap ruang kelas yang rusak tersebut. Perbaikan dinilai penting agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

“Kami selaku pendidik, berharap laporan mengenai kerusakan bangunan dapat segera ditindaklanjuti, sehingga potensi terjadinya insiden yang lebih mengkhawatirkan dapat dicegah,” pungkasnya. (Adytia)

Berita Terkait

Berita Terbaru