Ini Alasan Gubernur WH Pangkas Bantuan Keuangan Pandeglang

Bantuan Keuangan Pandeglang

Gubernur Banten, Wahidin Halim (tengah) memberi keterangan pers soal alasan pemotongan Bankeu Pandeglang tahun 2021 di Pendopo Bupati Pandeglang. (Bingar/Syamsul)

PANDEGLANG, BINGAR.ID – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) berdalih pemotongan Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Provinsi Banten untuk Kabupaten Pandeglang tahun 2021 karena menipisnya anggaran Pemprov Banten. Hal itu terjadi lantaran situasi yang masih pandemi Covid-19.

Semula, Pemprov sudah menganggarkan Bankeu untuk Pandeglang tahun ini sebesar Rp40 miliar. Namun di tengah jalan harus dipangkas menjadi Rp30 miliar. Padahal alokasi tahun ini sudah berkurang dibanding tahun 2020 lalu yang mencapai Rp55 miliar.

Baca juga: Pemkab Pandeglang Kalang-kabut, Isu Pemangkasan Bankeu Kian Santer

“Semua memang dari pusat juga terbatas, alasannya cuma satu. Dana kita terbatas, karena Covid-19,” kata Wahidin kepada Bingar saat berkunjung ke Gedung Pendopo Bupati Pandeglang, Rabu (13/10/2021).

Menurutnya, pemotongan Bankeu yang saat ini terjadi di Kabupaten Pandeglang merupakan hal yang wajar.

“Karena semua diarahkan refocusing untuk Covid-19. Wajar tidak ada masalah. Jangan di adu-aduin aja gubernur sama bupati,” katanya dengan nada kesal.

Baca juga: 2022, Kabupaten Kota di Banten Hanya Dapat Bankeu Rp10 Miliar

Disebutkannya, seluruh kabupaten atau kota di Provinsi Banten memiliki skala prioritas yang sama untuk mendapatkan Bankeu. Hanya saja, pengalokasian anggaran disesuaikan dengan porsi yang dibutuhkan.

“Semua ada prioritas sesuai dengan penyusunan anggaran kan ada sinkronisasi. Apa yang menjadi kebutuhan awal Pandeglang, apa yang menjadi prioritas kami (Pemprov-red) ada berapa dana yang dibutuhkan,” dalihnya. (Syamsul/Red)

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru