DPT Rampung, Pilkades Pandeglang Tinggal Tunggu Sinyal Kemendagri

DPT Rampung, Pilkades Pandeglang Tinggal Tunggu Sinyal Kemendagri

Ilustrasi pemilihan suara Pilkades. (media indonesia)

PANDEGLANG, BINGAR.ID – Daftar Pemilih Tetap (DPT) di 206 desa yang menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Pandeglang sudah rampung.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Pandeglang menyebut, jumlah DPT yang disahkan mencapai 559.097 pemilih, terdiri atas pemilih laki-laki sebanyak 287.466 orang sedangkan perempuan 271.631 orang.

Baca juga: Kesal Pilkades Ditunda Lagi, Calon Kades Sebut Pemerintah Tak Tegas

Kepala DPMPD Pandeglang, Doni Hermawan menuturkan, setelah DPT ditetapkan, tahapan Pilkades kini hanya menyisakan masa kampanye, masa tenang, dan pelaksanaan Pilkades.

“DPT sudah ditetapkan dimasing-masing desa dan disetujui oleh masing-masing calon. Tinggal tahapan kampanye, tahapan tiga hari Minggu tenang dan pemilihan,” kata Doni, Kamis (2/9/2021).

Baca juga: Pemkab Pandeglang Wacanakan Pilkades Berlangsung 17 Oktober 2021

Namun Doni belum bisa memastikan kapan sisa tahapan itu bisa dilaksanakan. Sebab sampai saat ini pihaknya masih menunggu keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Meski sebelumnya sudah mengunci jadwal pencoblosan Pilkades pada 17 Oktober 2021, tetapi jadwal itu belum pasti.

“Saya berharap di bulan September ini Covid selesai sehingga bisa dilaksanakan di 17 Oktober. Kalau kita belum bisa memastikan karena keputusannya ada di Kemendagri. Itu sudah diukur selama dua bulan kita berikan waktu lebih. Dan alasan memilih tanggal 17 Oktober itu karena permintaan dari Polda agar saat nanti sudah melandai Covid tidak berbenturan dengan kabupaten lain,” bebernya.

Baca juga: Meski Ditunda, Irna Harap Pilkades Capai Empat Parameter

Adapun untuk pelaksanaan kampanye nanti, Doni mengaku sudah mengimbau pada Calon Kades untuk memanfaatkan virtual dan media sosial. Jika pun melakukan tatap muka, dilarang untuk menimbulkan kerumunan.

“Silakan boleh melakukan secara door to door, asalkan jangan terlalu berkerumun. Kami sudah sampaikan itu,” katanya. (Syamsul/Red)

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru