FPTK Banten dan Boedak Saung Rescue Edukasi Pelajar Lewat Program “Coral Reefs Goes to School”

PANDEGLANG, BINGAR.ID – Forum Pelestari Terumbu Karang (F-PTK) Banten dan Boedak Saung Rescue (BSR), melakukan sosialisasi tentang Terumbu Karang di dua sekolah yang berada di Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu 15 Juli 2026.

Kegiatan sosialisasi terumbu karang yang dilaksanakan di SDN Banyuasih I dan di MTS Darul Azqiya ini, dikemas dengan judul “Coral Reef goes to School” yang menjadi jendela pengetahuan dan pembelajaran bagi generasi muda, khususnya dalam rangka memperkuat upaya pelestarian ekosistem laut sejak dini di jalur pendidikan.

Baca Juga : F-PTK Banten dan Boedak Saung, Masifkan Kegiatan “Coral Reefs goes to School”

“Program ini merupakan bagian dari Gerakan Membangun Terumbu Karang (Gerbang Terang), yang diinisiasi F-PTK Banten sebagai upaya menanamkan pendidikan karakter konservasi kepada generasi muda sejak usia sekolah,” jelas Ketua F-PTK Banten, Nurwarta Wiguna.

Dikatakannya juga, bahwa program Coral Reefs Goes to School memang menjadi salah satu agenda utama F-PTK Banten, dalam meningkatkan kepedulian pelajar terhadap kelestarian ekosistem pesisir dan laut.

“Dalam kegiatan sosialisasi ini, para siswa diberikan pemahaman mengenai pengertian terumbu karang, fungsi ekologisnya sebagai habitat berbagai biota laut, manfaatnya bagi kehidupan masyarakat pesisir, hingga berbagai ancaman yang menyebabkan kerusakan terumbu karang, seperti pencemaran, penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan, dan perubahan iklim,” tambahnya.

Baca Juga :Didampingi FPTK dan Laz Harfa, PT Pelindo 2 Banten Lakukan Monitoring Terumbu Karang di Badul

Selain penyampaian materi secara interaktif, peserta juga diajak berdiskusi mengenai pentingnya peran generasi muda dalam menjaga lingkungan laut melalui kebiasaan sederhana, seperti mengurangi penggunaan sampah plastik, menjaga kebersihan pantai, serta mendukung berbagai kegiatan konservasi.

“Melalui Coral Reefs Goes to School, kami ingin menanamkan nilai-nilai konservasi kepada para pelajar agar mereka menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan laut. Terumbu karang bukan hanya menjadi rumah bagi ribuan jenis biota laut, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta mendukung perekonomian masyarakat pesisir,” tegas Nurwarta.

Sementara Ketua Umum Boedak Saung, Mardiana Tirta Laksana menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama F-PTK Banten. Menurutnya, sinergi antara komunitas dan lembaga pelestarian lingkungan menjadi langkah nyata dalam memperluas edukasi konservasi kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

Baca Juga : Boedak Saung Berhasil Sabet Juara 1 di Dua Kategori Kontes Ikan Mas Sinyonya

“Kolaborasi ini juga merupakan tindak lanjut dari kemitraan yang telah dibangun oleh kami sejak beberapa tahun lalu, dimana kedua lembaga kami ini, akan terus berupayadalam mengintegrasikan program edukasi lingkungan kepada pelajar, maupun mahasiswa,” jelas Mardiana.

Senada, Ketua Bidang Sosial dan Budaya Perkumpulan Boedak Saung yang juga sebagai Pembina BSR, Ade Mulyana mengharapkan, kegiatan Coral Reefs goes to School ini, bisa menjadi pengetahuan tambahan bagi para siswa, tentang pentingnya keberadaan terumbu karang.

“Diharapkan, kegiatan ini bisa menjadi edukasi dan pengetahuan yang positif bagi para siswa, tentang pentingnya terumbu karang, serta bisa menjadi agen perubahan yang aktif dalam mengajak keluarga dan lingkungan, untuk ikut menjaga kelestarian ekosistem laut,” tegas Ade Mulyana.

Kepala SDN 1 Banyuasih, Ade Sutisna berharap, kegiatan Coral Reefs goes to School ini, bisa terus dilakukan dan tidak hanya sekali. Karena menurutnya, kegiatan yang dilakukan oleh F-PTK dan BSR ini, terbilang cukup bagus dalam rangka membentuk karakter pecinta lingkungan, khususnya terumbu karang sejak dini.

“Kami sangat berharap, F-PTK Banten bersama Boedak Saung Rescue, bisa terus memperluas jangkauan Program Coral Reefs Goes to School ini, ke berbagai sekolah di Pandeglang, khususnya di sekolah-sekolah yang berada di wilayah pesisir, sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi muda yang peduli terhadap lingkungan, serta mendukung terwujudnya pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir dan laut,” ucapnya singkat. (Adytia)

Berita Terkait