Ngabuburit di Bazar Ramadhan Porwan, Sambil Diskusi Pemberdayaan UMKM dan Ketahanan Sosial

Diskusi

Ketua Panitia Bazar Ramadhan, Mardiana Tirtalaksana bersama dua narasumber dari KesbangPol dan Dinas Perindustrian, UMKM, Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Pandeglang.

PANDEGLANG, BINGAR.ID – Kelompok Kerja Wartawan (Porwan) Pandeglang, kembali menggelar diskusi interaktif bersama dua instansi Pemerintah Kabupaten Pandeglang, yakni Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (KesbangPol) dan Dinas Perindustrian, UMKM, Perdagangan dan Koperasi, di sekretariat Porwan Pandeglang, Selasa 10 Maret 2026.

Kegiatan Diskusi ini, merupakan bagian dari kegiatan “Ngabuburit” menuju Buka Puasa Bersama, sambil meramaikan Kawasan Bazar Kadaharan Buka Puasa Ramadhan yang digelar oleh Porwan, selama bulan Ramadhan 1447 H.

Baca Juga : Sambil “Ngabuburit” DP2KBP3A dan Unit PPA Satreskrim Polres Pandeglang Gelar Diskusi Bersama Porwan

Dengan mengusung tema Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) guna mendukung program unggulan Bupati Pandeglang, serta Ketahanan Sosial ini. Kepala Kesbangpol Pandeglang, Muklis Arifin, mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan sosialisasi ketahanan ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Melalui kegiatan ini kami mendorong penguatan peran UMKM sekaligus mendukung program Bakul agar pelaku usaha kecil bisa terus berkembang,” kata Muklis, Selasa 10 Maret 2026.

Baca Juga : Bupati Dewi Resmi Membuka Kegiatan Bazar Kadaharan Buka Puasa Porwan

Menurutnya, kondisi geopolitik global dapat berdampak pada perekonomian, sehingga masyarakat perlu memperkuat ketahanan ekonomi agar lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan ke depan.

Sementara itu, Pengawas Koperasi dan UMKM DKUPP Pandeglang, Doni Romdoni, menekankan pentingnya kesiapan pelaku UMKM dalam mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga bahan baku.

“Pelaku UMKM harus mulai mencari alternatif bahan baku dan berinovasi dalam proses produksi agar usaha tetap berjalan,” ujarnya.

Baca Juga : Bazar Kadaharan Buka Puasa Ditutup, Transaksi Tembus Setengah Miliar

Ia juga mengingatkan pelaku usaha agar menyesuaikan jumlah produksi dengan permintaan pasar serta memperhatikan kemasan produk agar lebih menarik bagi konsumen.

Menurut Doni, DKUPP Pandeglang terus melakukan berbagai program pemberdayaan UMKM, mulai dari pelatihan manajemen keuangan, digitalisasi pemasaran, hingga penggunaan QRIS untuk memperluas pasar.

“Harapannya produktivitas pelaku UMKM meningkat dan mampu memperkuat perekonomian masyarakat,” tutupnya. (Adytia)

Berita Terkait