PANDEGLANG, BINGAR.ID – Warga Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, berhasil menangkap seekor buaya sepanjang kurang lebih 4 meter, yang diduga pernah menerkam M. Romli, salah seorang warga setempat beberapa waktu lalu.
Buaya yang berhasil ditangkap di Sungai Ci Camara oleh warga, pada Kamis 5 November 2026 tersebut, sebelumnya sempat membuat resah masyarakat, karena kerap memangsa hewan ternak dan sering menampakan diri disaat warga sedang berada di sungai.
Baca Juga : Tragedi Warga Cimanggu Diterkam Buaya, Bisakah Manusia Hidup Berdampingan dengan Buaya?
Dijelaskan Ade Komarudin, Kepala Dusun Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, yang juga Koordinator Boedak Saung Rescue, bahwa proses penangkapan berlangsung selama hampir lima jam, mulai pukul 15.00 WIB hingga 19.45 WIB. Dengan bantuan sesepuh atau pawang buaya.
“Cukup lumayan lama untuk bisa menangkap buaya itu, dari sejak Buaya itu menerkam warga, sampai hari ini, kita bersama warga dan kasepuhan (pawang-red), lebih dari lima jam untuk dapat melumpuhkan dan menangkapnya hidup-hidup,” jelas Ade, Jumat 6 November 2026.
Dikatakannya juga, penangkapan dilakukan atas inisiatif warga, yang merasa khawatir terhadap keberadaan buaya tersebut. Pasalnya, selain mengancam keselamatan masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai, keberadaan predator itu pun, menimbulkan keresahan.
“Hal ini kami lakukan, atas inisiatif kami semua, lantaran binatang predator ini sangat meresahkan, karena sering memakan sejumlah hewan peliharaan warga, seperti ayam, kambing, hingga anjing pemburu,” sambung Kadus Banyuasih, yang akrab disapa Beno ini.
Baca Juga : Buaya yang Terkam Warga Cimanggu Ditangkap, Kondisinya Tewas
Setelah berhasil ditangkap, warga segera berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Banyuasih. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak Pemkab Pandeglang dan BKSDA Provinsi Banten, untuk penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan laporan yang diterima, buaya tersebut selanjutnya dijemput oleh petugas dari pihak terkait di Kantor Desa Banyuasih pada Jumat 6 November 2026 pagi tadi.
Meski satu ekor buaya telah berhasil diamankan, warga mengaku masih khawatir karena diduga terdapat buaya lain yang berkeliaran di sepanjang aliran Sungai Ci Camara. Terlebih, sungai tersebut masih aktif digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas sehari-hari.
Selain mengancam keselamatan warga, keberadaan buaya juga dikhawatirkan mengganggu kenyamanan wisatawan karena lokasi sungai berdekatan dengan kawasan wisata di sekitar Desa Banyuasih.
“Kami menghimbau, agar warga tetap waspada dan menghindari aktivitas yang berisiko di sekitar sungai, terutama di lokasi yang diduga menjadi habitat buaya,” ungkap Beno.
Baca Juga : Seekor Buaya Gigit Tasru Saat Mencari Umpan Untuk Mancing
Warga juga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan peninjauan serta upaya evakuasi atau penanganan terhadap buaya-buaya lain yang masih berkeliaran di Sungai Ci Camara, guna mencegah terjadinya korban berikutnya.
“Keberhasilan warga menangkap satu ekor buaya ini, diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan keamanan masyarakat, sekaligus mendorong penanganan serius dari pihak berwenang, terhadap ancaman satwa liar di kawasan tersebut,” pungkasnya. (Adytia)




