Sopir Truk di Malingping Belum Terjangkau Bantuan, Bingung Tutupi Angsuran

Sebuah truk di Malingping yang berhenti beroperasi (Foto: Syamsul/Bingar.id).

LEBAK, BINGAR.ID – Sejumlah sopir truk di Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak kebingungan untuk menutupi biaya hidup sehari-hari.

Soalnya saat ini mereka mengaku sulit mencari orderan sehingga berdampak pada mata pencaharian. Situasi ini pun menyulitkan mereka dalam memenuhi kewajiban angsuran bulanan.

Padahal Polri sudah menggulirkan bantuan bagi sopir truk, taksi, travel, dan sopir bus untuk diberi stimulus sebesar Rp600 ribu selama tiga bulan.

Baca juga: Polri Beri Bantuan Uang Rp600 Ribu Untuk Supir Selama 3 Bulan

Seorang sopir truk asal Kampung Polotot Desa Sukaraja Kecamatan Malingping, Zenal (28) misalnya, sudah beberapa hari ini tidak menerima muatan. Kondisi itu disebabkan masa pandemi Covid-19 sehingga kegiatan proyek infrastruktur terpaksa dihentikan.

“Proyek-proyek sekarang sudah tidak ada. Sepi kita tidak ada pemasukan, kalau sebelumnya mah ramai saja hampir setiap hari mobil ini narik terus,” ucap Zenal, Minggu (3/5/2020).

Padahal jika dibandingkan dengan sebelum pagebluk Covid-19, pendapatannya bisa menutupi setoran truk dalam satu bulan.

“Tapi sekarang hanya bisa mengandalkan angkutan saat masyarakat membutuhkan. Itu pun jarang-jarang,” keluhnya.

Tak ayal kini ia kebingungan mencari penghasilan guna menutupi angsuran kredit mobilnya belum lagi untuk mengganti onderdil. Sementara sampai saat ini, dirinya belum mendapat bantuan apapun.

“Buat bayar setoran satu bulan saja kita nombok. mobil ini satu bulan storannya Rp8 juta, sementara tarikan sepi ya nombok terus yang ada. Bantuan belum ada bantuan apa-apa. Ya hanya bisa pasrah saja. Semoga seperti dulu lagi,” katanya penuh harap.

Keluhan yang sama dirasakan warga Kecamatan Wanasalam lainnya, Hakiki. Ia mengatakan sejak pandemi dirinya sulit mendapat muatan. Sementara proyek pembangunan dihentikan sehingga kini bisa dikatakan mobilnya nyaris tidak bisa beroperasi.

“Kalau masyarakat kan tidak banyak paling mau pasir atau batu juga dalam satu minggu juga untuk mendapatkan 7 trip saja susah sekarang. Kalau pas banyak proyek mah kan kita setiap hari keluar mobil,” singkatnya. (Syamsul/Red).

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru