Pertumbuhan Ekonomi Pandeglang Paling “Lelet” di Banten

Pertumbuhan Ekonomi

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Pixabay)

PANDEGLANG, BINGAR.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang mencatat, pertumbuhan ekonomi Pandeglang tahun 2023 hanya 2,53 persen. Angka ini mengalami pelambatan dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun 2021, laju pertumbuhan ekonomi Pandeglang tercatat 3,10 persen, kemudian naik menjadi 3,47 persen tahun 2022. Sekarang (tahun 2023) menurun,” ucap Kepala BPS Kabupaten Pandeglang, Achmad Widijanto, Senin (20/5/2024).

Baca Juga : Sofian : Madu Trigona Yang Memiliki Nilai Ekonomis Tinggi

Dengan angka tersebut, pertumbuhan ekonomi Pandeglang tahun 2023 menjadi yang paling lambat di Banten. Berdasarkan data BPS, urutan pertumbuhan ekonomi tertinggi dialami Kota Tangerang dengan 5,57 persen, disusul Tangsel 5,36, Kabupaten Tangerang, 5,18, Kota Cilegon 4,82, Kabupaten Serang 4,80, Kota Serang, 4,74, dan Lebak 2,80 persen.

Widijanto menjelaskan, salah satu faktor utama penyebab pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pandeglang melambat adalah adanya fenomena El Nino. Secara umum El Nino menyebabkan penurunan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia sehingga berpengaruh terutama pada hasil panen sektor pertanian.

Baca Juga : Dorong Penguatan Ekonomi, Pemkab Pandeglang Bentuk TPAKD

“Sektor pertanian sebagai mesin utama perekonomian Kabupaten Pandeglang, pada tahun 2023 mengalami kontraksi sebesar -1,52 persen,” katanya.

Selanjutnya sektor lain yang mengalami kontraksi selama tahun 2023 yaitu sektor Pertambangan dan Penggalian sebesar -12,92 persen dan sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib sebesar -0,02 persen.

Baca Juga : Rekonvasi Bhumi Gandeng Nippon Shokubai, Bangun Taman Kehati di Ciomas

Adapun sektor yang mengalami pertumbuhan cukup tinggi yaitu sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, Jasa lainnya, dan Industri Pengolahan yaitu masing-masing sebesar 10,30; 10,20, dan 9,29 persen. Sementara sektor dengan pertumbuhan terendah yaitu sektor Jasa Keuangan dan Asuransi yaitu hanya sebesar 0,28 persen.

“Lima sektor yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pandeglang selama tahun 2023 adalah Industri Pengolahan, Real Estat; Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum; Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; serta Transportasi dan Pergudangan,” jelasnya. (Ahmad)

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru