Harga Bawang dan Cabai Merah di Pasar Pandeglang Meroket

Harga Bawang dan Cabai Merah di Pasar Pandeglang Meroket

Harga Bawang dan Cabai Merah di Pasar Pandeglang Meroket (Foto: Syamsul/Bingar)

PANDEGLANG, BINGAR.ID – Harga sejumlah komoditi kebutuhan pokok di Pasar Pandgelang mulai merangkak naik. Salah satu yang mencolok adalah komoditi bumbu dapur. Bahkan sejumlah komoditi mengalami kenaikan harga hingga dua kali lipat.

Seperti halnya harga bawang merah. Semula harga per kg hanya sebesar Rp20 ribu. Namun kini harganya menyentuh diangka Rp45 ribu per kg.

Salah seorang pedagang, Dedeh menuturkan, harga bawah merah mulai merangkak naik ketika memasuki bulan puasa. Bahkan melihat pengalaman tahun-tahun sebelumnya, tren harga bawah merah diperkirakan akan semakin naik mendekati lebaran.

“Belum stabil kalau mau lebaran nanti dimungkinkan ada kenaikan harga. Rp45 ribu bawang merah kalau musim hujan. Sebelum puasa Rp20 ribu kalau musim hujan susah panennya. Banyak saja sehari bisa terjual 10 kg,” kata Dedeh, Senin (18/5/2020).

Selain harga bawanh merah, bumbu dapur jenis lainnya yang juga mengalami kenaikan yakni cabai merah. Seolah menjadi langganan naik, kini harga cabai merah di Pasar Pandeglang rata-rata berkisar Rp25-Rp30 ribu per kg.

“Cabai merah yang tadinya harganya Rp15 ribu sekarang itu Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per kilo,” ujar Dedeh sambal merapikan barang dagangannya.

Namun dia menyebut, ada komoditi lain yang malah mengalami penurunan. Hal itu dialami bawang putih dan bawang bombai.

“Bawang putih turun menjadi Rp20 ribu tadinya Rp30 sampai Rp35 ribu. Bawang bombai turun harga sekarang stoknya banyak. Kalau sayuran itu lebih laku di kangkung dan toge. Karena kangkung cuman Rp1 ribu satu ikat dan toge itu Rp6 ribu satu kilo,” katanya.

Sementara seorang pembeli, Dina mengaku tetap harus membeli bawang maupun cabai merah sebagai bumbu masakan meski terjadi kenaikan harga. Apalagi dia mengatakan, menjelang lebaran kebutuhan dua komoditi itu akan semakin tinggi. Namun Dina menyiasati dengan mengurangi jumlah pembelian.

“Karena lebaran kan sebentar lagi jadi mau tidak mau harus mempersiapkan karena kan sudah pasti kebutuhan untuk masak nanti kita harus persiapkan sekarang,” katanya. (Syamsul/Red).

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru