FSPP Pandeglang Gelar Rakorta ke-5 di Ponpes Kun Karima

Rakorta

Para pengurus FSPP Kabupaten Pandeglang usai gelar Rakorta ke 5 di Ponpes Kun Karima

PANDEGLANG, BINGAR.ID – Pasca Serah Terima Jabatan (Sertijab), pengurus lama pada pengurus baru, Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Pandeglang, pada Desember 2025 kemarin. FSPP Pandeglang langsung ngebut gelar Rapat Koordinasi Tahunan (Rakorta Ke-5) yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Modern Kun Karima – Majasari, Pandeglang.

Dibawah kepemimpinan Kapres V, Aby Kyai Abdullatif Sofyan di tahun 2026, cukup dibuat super ngebut guna mencapai program kerja yang serba aplikatif.

Baca Juga : K. H. Sholeh Rosyad Dikukuhkan Ketua IKPM Gontor Banten 2022-2027

Diketahui, Rakorta Ke-5 digelar pada Sabtu (24/1/2026) bertepatan dengan 6 Sya’ban 1447 H telah membuktikan awal tahun ini FSPP Pandeglang telah menyuguhkan kegiatan rapat koordinasi tahunan, berdasarkan amanah AD/ART organisasi yang fokus terhadap pengembangan dan penataan ulang bank data Pondok Pesantren di Pandeglang, agar mampu memberikan data terbaiknya.

Pada saat yang sama, Doktor K.H. Soleh Rosyad sebagai tuan rumah yang juga sekaligus Pimpinan Ponpes Modern Kun Karima, sangat mengapresiasi atas terselenggaranya agenda di Pesantren asuhannya.

Soleh Rosyad menyambut dengan penuh khidmat, dan telah membuktikan pelayanan purna servis Kun Karima bersama pada guru dan santrinya.

Baca Juga : Satu Desa Satu Hafidz, Sebagai Penempa Generasi Qur’ani

“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, sekaligus hari ini Santri Kun Karima mendapatkan laqob baru dari FSPP Pandeglang sebagai Sangkuriang (Santri Global Kun Karima Pandeglang,red), ini sangat luar biasa telah mematri kami untuk terus melahirkan generasi yang super cepat, sistematis dan terukur Insya Allah,” tegas Ketua Dewan Presidium FSPP Provinsi Banten tersebut, Sabtu (24/1/2026).

Kaitan program FSPP Kabupaten Pandeglang dengan FSPP Provinsi Banten, pada pelaksanaan rapat koordinasi ini telah membuktikan, bahwa pencapaian tujuan acara telah membuat FSPP tetap menjadi wadah yang mandiri, amanah, tangguh, akuntabel dan siap menjadi lembaga yang profesional.

Rakorta ke-5 ini dihadiri oleh Asda I Setda Pandeglang Doni Hermawan mewakili Bupati Pandeglang, delegasi Dandim, Kanit Bimas Polres, Pimpinan Baznas, Kemenag Pandeglang, serta beberapa unsur ormas kemasyarakatan lainnya seperti PD Mathla’ul Anwar, MPD Madeenah Indonesia, PC Nahdlatul Ulama, PD Muhammadiyah, PD Dewan Dakwah dan undangan tokoh lainnya.

Baca Juga : Percepat Akses Keuangan Daerah, Pemkot Tangerang Bentuk TPAKD

Dalam sambutannya, Doni Hermawan yang mewakili Bupati Pandeglang menegaskan, perhatian Pemerintah Daerah Pandeglang akan mengikuti aturan Kementerian Dalam Negeri, terkait anggaran yang dibutuhkan oleh FSPP salah satunya.

“Kami (Pemda Pandeglang,red), InsyaAllah selalu support terhadap FSPP, termasuk program kerja yang akan dilaksanakannya,” ungkap Doni.

Ini semua, diamini oleh para Ketua FSPP Kecamatan yang juga turut hadir 14 delegasi FSPP Kecamatan, membuktikan soliditas pengurus Kabupaten dan Kecamatan selalu saling menguatkan.

Yang paling membuat undangan dan peserta Rakoeta ke-5 ini sedikit terbelalak, FSPP selalu membuat gebrakan menautkan diri untuk terus bekerja sama dengan beberapa pihak, guna pengembangan di banyak sektor, seperti membuat Nota Kesepahaman para alumni Pondok Pesantren bisa kuliah ke Mesir resmi, menghadirkan pihak Pimpinan Baznas agar menjadi salah satu lembaga lumbung penghimpunan dana Ziswaf menjadi Unit Pengumpul Zakat, serta kembali mendapatkan hadiah dari Madeenah Information Technology Communties (MIT-Com) dalam peluncuran dan launching website www.fsppkabpandeglang.or.id resmi telah diaktivasi dan dapat diakses mudah, guna memberikan layanan terbaiknya.

Acara ini diamini oleh para Ketua Dewan Presidium, Dewan Pertimbangan Presidium, Pimpinan Pondok Pesantren dan segenap aktivis muda, yang kerap kali turun dan turut mensukseskan acara.

Rakorta Ke-5 akhirnya ditutup dengan sidang komisi dan sidang pleno, menghasilkan beberapa program kerja prioritas yang sejatinya harus mampu dilaksanakan menjadi lebih baik. Sidang ditutup oleh para pimpinan Sidang Pleno – Mumu Muammar, Didi Rosadi dan Tedi Muhtadin. (Sajid)

Berita Terkait