Banjir di Pandeglang Akibat Pendangkalan Sungai Ciliman dan Cilemer

Sungai Ciliman dan Cilemer

Bupati Pandeglang, Irna Narulita saat meninjau korban banjir di Kecamatan Patia. (Istimewa)

PANDEGLANG, BINGAR.ID – Banjir di Kabupaten Pandeglang masih merendam sejumlah wilayah meski sudah terjadi sejak Selasa (1/3/2022). Kondisi disinyalir akibat pendangkalan Sungai Ciliman dan Cilemer.

Oleh karena itu, Bupati Pandeglang, Irna Narulita berharap Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3) untuk segera melakukan normalisasi aliran Sungai Ciliman dan Cilemer.

Baca juga: Lima Desa di Pandeglang Masih Tergenang Banjir

“Saya mohon bantuan dari Kepala Balai agar segera menormalisasi Sungai Ciliman dan Cilimer karena untuk sungai kewenangannya ada di Pemerintah Pusat,” ujar Irna saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Patia, Jum’at (4/3/2022).

Irna menilai, dengan cara itu diyakini dapat meminimalisir dampak banjir ketika hujan deras mengguyur Pandeglang.

“Dengan adanya normalisasi dapat meminimalisir terjadinya banjir karena sudah tidak adalagi pendangkalan, sehingga masyarakat kami bisa lebih nyaman tinggal di sini,” sambungnya.

Baca juga: Irna Kunjungi Korban Banjir di Desa Citereup dan Teluk

Sementara Camat Patia, Entus Maksudi menyebut, ada lima desa di Patia yang masih terendam banjir sejak Selasa (1/3/2022).

“Yang paling parah itu ada tiga desa yaitu Idaman, Surianen, dan Babakan Ciawi,” sebutnya. (Ahmad)

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru