ASDP Merak Izinkan Pemudik Nyebrang ke Sumatera, Asal Bawa Ini

Suasana di Pelabuhan Merak, Banten (Istimewa)

CILEGON, BINGAR.ID – Aktivitas penyebrangan di Pelabuhan Merak, Banten menuju Pulau Sumatera masih terlihat lengang pada H-7 jelang Lebaran Idulfitri 1441 Hijriah.

Tentu pemandangan ini berbanding terbalik suasan tahun lalu. Hal ini akibat pelarangan mudik oleh pemerintah demi mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Hal itu juga dipertegas dengan Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 25 tahun 2020, tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idulfitri tahun 1441 Hijriah.

General Manager (GM) PT. ASDP Cabang Merak Banten Hasan Lessy menjelaskan, saat ini pihaknya telah menutup layanan pembelian tiket bagi penumpang yang menyebrang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni.

Pengelola hanya melayani aktivitas penyebrangan bagi kendaraan yang membawa kebutuhan logistik baik pangan ataupun alat kesehatan.

“Suasana di Pelabuhan Merak masih landai dan sepi, namun bagi kendaraan truk yang membawa logistik diperbolehkan untuk menyebrang. Kecuali, penumpang pejalan kaki, sepeda motor, bus, dan kendaraan mobil pribadi baru tidak diperbolehkan karena harus memiliki surat lengkap dari kesehatan dan pemerintah setempat dimana orang terebut tinggal,” jelas Hasan, Minggu (17/5/2020).

Namun begitu, dia menyebut ada pengecualian bagi penumpang yang membawa surat kelengkapan dari peraturan Pemerintah.

“Saat ini kita telah menutup layanan pembelian tiket bagi penumpang yang akan menyebrang ke Pelabuhan Bakahueni Lampung. Namun, ada pengecualian bagi penumpang yang memiliki kelengkapan surat kesehatan untuk menyebrang,” terangnya.

“Karena, sebelum menyebrang petugas gabungan dari TNI, Polri dan Dinas Perhubungan akan memeriksa penumpang yang akan menyebrang. Baik pejalan kaki, sepeda motor, bus maupun kendaraan pribadi lolos menyebrang ditengah pemberlakuan larangan mudik untuk memutus mata rantai Covid-19,” imbuh Lessy.

Sementara untuk menindaklanjuti arahan pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19, ASDP Merak kini hanya mengoperasikan empat dermaga dari enam dermaga yang ada di pelabuhan terbesar di Banten itu.

“Dari total enam dermaga yang ada, hanya empat yang beroperasi atau melayani penumpang yang akan menyebrang ke Pelabuhan Bakauheni melalui Pelabuhan Merak Banten,” tandasnya. (Ahmad/Red).

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru