Agrowisata Seluas 3.000 Meter di Tengah Kota Tangerang

Agrowisata

Konsep Ecofarm ini untuk tempat wisata atau agrowisata yang dapat dikunjungi oleh masyarakat umum. (Istimewa)

TANGERANG, BINGAR.ID – Hijau dan asri, itulah yang terlihat dari lahan Ecofarm seluas 3.000 meter yang dikelola Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang dengan melibatkan warga RW 05, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci.

“Dulu, ini lahan yang tak terpakai, sejak bulan Agustus lalu, kami olah bersama warga sekitar. Kami juga berikan pendampingan kepada warga secara berkala dan berikan bibit tanaman,” ujar Kepala Bidang Pertanian, Ibnu Ariefyanto, Rabu (30/12/2020).

Baca juga: Baru Dua Pekan Diresmikan Bupati Serang, Bukit Waruwangi Langsung Diserbu Wisatawan

Ibnu juga menjelaskan lahan tersebut ditanami berbagai macam tanaman produktif. Mulai dari Jagung, Terong, Cabai dan Tomat. Dirancang dengan konsep agrowisata, Ecofarm didesain tidak hanya untuk menghasilkan tanaman yang produktif, tetapi juga menarik dari segi penampilan karena tanamannya juga di-setting agar terlihat indah dan rapi.

“Selain untuk menunjang kebutuhan warga, konsep Ecofarm ini untuk tempat wisata atau agrowisata yang dapat dikunjungi oleh masyarakat umum, namun jika mau membawa hasil panen, silakan beli kepada warga setempat yang turut mengelola,” jelasnya.

Baca juga: Genjot Ekonomi, Bupati Irna Izinkan Objek Wisata Beroperasi saat Libur Nataru

Namun Ibnu mengimbau, bagi masyarakat yang ingin datang saat ini agar mematuhi protokol kesehatan.

“Jadi untuk warga yang mau datang silakan, namun ingat saat ini kita masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Jadi, tolong diterapkan protokol kesehatan 4 M-nya,” pesannya.

Walau di awal sempat mengalami kendala, kini mereka telah merasakan hasil dari ketekunannya dalam mengolah lahan beserta tanaman tersebut.

Baca juga: Bisnis Teh Diprediksi Berpeluang Besar di Masa Pandemi

“Alhamdulillah, hasilnya udah kami rasakan dengan beberapa kali panen, sebagian ada yang kami konsumsi ada juga yang dijual kepada warga lainnya,” ungkap Ketua RW 05, Ahmad Samin.

Lahan tanaman produktif ini, tak hanya diolah oleh DKP dan warga, Ecofarm juga turut digarap oleh jajaran Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Pertamanan, yaitu dengan tanaman hias, hewan ternak dan fasilitas untuk pengunjung berswafoto. (Sajid/Red)

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru