Pencemaran Udara di Kota Serang Didominasi Asap Kendaraan Bermotor

Ilustrasi. Kendaraan bermotor menjadi salah satu sumber utama pencemaran udara di Kota Serang. (Unsplash)

SERANG, BINGAR.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang menyebut, pencemaran udara di Kota Serang paling besar disumbang oleh kendaraan bermotor. Selain emisi kendaraan, pembakaran sampah turut menjadi perhatian karena dapat menghasilkan asap yang mencemari udara di sekitar permukiman.

Meski begitu, kualitas udara di Kota Serang dinilai masih berada pada kategori sedang. Hasil pemantauan DLH Kota Serang menunjukkan angka 99, sehingga kondisi udara saat ini masih dinilai relatif aman bagi masyarakat.Pemantauan menggunakan alat Air Quality Monitoring System (AQMS), bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup, dengan parameter partikel PM2.5 dan PM10.

Baca Juga : Puncak Hari Santri 2026 di Lebak: Dari Karnaval Hingga Murak Liwet

Menurut Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKLH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Didi Rosyadi, pengendalian pencemaran udara perlu dilakukan dari sumber yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Selain memantau kualitas udara, DLH menjalankan upaya penghijauan dengan menanam pohon di ruang terbuka hijau. Pemeriksaan emisi kendaraan bermotor juga menjadi salah satu langkah yang direncanakan, meskipun pelaksanaannya saat ini terkendala masalah teknis pada peralatan.

Baca Juga : Tekan Prevalensi Stunting, Pemkot Tangsel Akan Bangun 7 Pos Gizi

“Paling utama adalah penanaman pohon di Ruang Terbuka Hijau (RTH). Terus pengecekan terhadap kendaraan bermotor secara rutin,” ujarnya, Kamis, 22 Oktober 2026.

Ia mengajak warga mengambil bagian dalam menjaga kualitas udara melalui perubahan kebiasaan sederhana di rumah dan lingkungan sekitar.

Baca Juga : KUPA-PPAS 2026 Pandeglang Minus Rp177 Miliar, BPKD Ungkap Penyebab dan Dampaknya

“Masyarakat harusnya bisa menyadari kalau misalnya udara sudah tidak sehat bisa mengurangi melakukan hal-hal yang tidak disarankan, terutama pembakaran sampah tersebut,” ucapnya. (Ahmad)

Berita Terkait