PANDEGLANG, BINGAR.ID – Pasca erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) pada 4 September 2026, kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi wisata pantai di Selat Sunda menurun drastis. Bahkan, meski letusan yang disusul dengan hujan abu vulkanik telah dinyatakan selesai, namun hingga kini belum terlihat pertambahan jumlah wisatawan yang datang.
Seperti halnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, yang sampai saat ini, wisatawan yang berlibur di kawasan tersebut tergolong sangat minim dan tingkat hunian hotel, maupun penginapan lainnya, tidak sampai 10 persen.
Baca Juga : Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Batas Aman Radius 2 Kilometer
Padahal biasanya setiap akhir pekan, tingkat hunian hotel di kawasan wisata ini mencapai 70 hingga 90 persen. Belum lagi wisatawan lokal yang berkunjung ke pantai-pantai umum, yang jumlahnya mencapai ribuan orang.
GM Hospitality PT. Banten West Java, pengelola KEK Pariwisata Tanjung Lesung, Hendro Wahyono mengungkapkan, kondisi ini sudah berlangsung sekitar tiga pekan, tepatnya setelah Gunung Anak Krakatau erupsi. Padahal, kawasan Kecamatan Panimbang hingga Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, tidak terdampak erupsi GAK.
“Saat Gunung Anak Krakatau erupsi yang disusul hujan abu vulkanik, kawasan Tanjung Lesung, tidak terdampak. Mungkin angin memang tidak mengarah ke wilayah kami. Namun, sepertinya wisatawan masih kawatir. Apalagi, Tanjung Lesung pernah dilanda bencana tsunami, 2018 silam,” ungkap Hendro.
Baca Juga : Hilangnya Kerajaan Salakanagara Akibat Letusan Dahsyat Gunung Krakatau dan Karang Secara Bersamaan
Kata Hendro, kondisi ini, tentu saja berakibat penurunan pendapatan yang signifikan di tengah-tengah pihaknya sedang melakukan penambahan fasilitas. Sehingga perlu dilakukan berbagai upaya untuk mengembalikan kepercayaan wisatawan. Selain melakukan penataan dan menambah fasilitas, promosi juga terus ditingkatkan, terutama untuk market wisatawan mancanegara.
“Promosi terus kita tingkatkan, selain menata dan meningkatkan kualitas fasilitas kawasan. Upaya menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, juga kami jalin, agar kunjungan wisatawan kembali meningkat. Kami juga berharap, pemerintah, baik pusat maupun daerah, ikut hadir,” tuturnya.
Baca Juga : Ratusan Warga Ikuti Kegiatan Screening “Operasi Katarak Gratis” Boedak Saung di Karang Tanjung
Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (PSDP & Ekraf) Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pandeglang, Mia Maulani Rizki mengatakan, pihaknya sedang terus berupaya melalui berbagai kegiatan dan di berbagai kesempatan memberikan pemahaman dan terus mempromosikan semua destinasi wisata di Kabupaten Pandeglang.
Dikatakan Mia, pemerintah daerah, baik Dinas Pariwisata Provinsi Banten, maupun Disparbud Kabupaten Pandeglang, juga melakukan berbagai langkah sebagai upaya pemulihan kunjungan wisatawan, pasca erupsi Gunung Anak Krakatau.
“Semoga langkah-langkah yang kami lakukan dan didukung masyarakat, serta kerjsama yang baik dengan pengelola destinasi wisata, kondisi ini segera pulih,” harapnya. (Adytia)


