Terapkan Overestimate, 4.189 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Pilkades Pandeglang

Petugad Pilkades Pandeglang

Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga. (Bingar/Ahmad)

PANDEGLANG, BINGAR.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengerahkan 4.189 personel untuk mengamankan jalannya Pilkades serentak di Kabupaten Pandeglang pada 17 Oktober 2021 mendatang. Ribuan personel itu terdiri atas petugas gabungan dari unsur Polri, TNI, dan Linmas.

Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga menerangkan, ribuan personel itu terdiri atas 758 personel dari Polres Pandeglang dan Polda Banten, 247 personel Koramil, dan 2.556 personel Linmas.

“Lalu Polda juga menyiapkan 628 petugas on call wilayah, meliputi 120 personel BKO Samapta, 182 Anti Anarkis Brimob Resimen, 182 personel dari Brimob Polda Banten, dan 144 BKO dari Kodim dan Yonif 320 Badak Putih,” ucapnya menjabarkan, Jumat (15/10/2021).

Baca juga: Kalah Pilkades, Calon dan Simpatisan Diingatkan Tidak Bertindak Barbar

Dia menjelaskan, ribuan personel yang dikerahkan akan mengamankan di 1.272 TPS yang tersebar di 206 desa di 32 kecamatan. 26 desa diantaranya dikategorikan rawan terjadinya konflik Pilkades.

“26 desa yang tergolong rawan itu memiliki sejumlah indikator, seperti punya sejarah terjadi aksi protes dari warga, lokasi TPS yang jauh, dan kondisi masyarakat homogen. Antisipasinya sudah dilakukan dengan mapping ditinklanjuti dengan pengerahan Bhabinkamtibmas dan koordinasi dengan tokoh setempat,” ujarnya.

Baca juga: Jelang Pilkades, Penyebaran Informasi di Media Sosial Diawasi

Oleh karenanya, Mantan Kasubbagopsnal Dittipidum Bareskrim Polri itu melanjutkan, TPS yang berada di desa yang rawan, akan diawasi oleh dua personel. Sementara di desa yang tidak termasuk rawan, satu personel akan mengamankan minimal dua TPS.

“Jadi karena memang estimasi kita terhadap pola pengamanan berupa overestimate, maka penugasan 1 TPS yang tidak rawan itu sudah sesuai dengan tujuan pelaksanaan Pilkades yang aman, sehat, dan kondusif,” sambungnya.

Baca juga: Deklarasi Pilkades Damai di Pandeglang Digelar Secara Hybrid

Shinto menegaskan, sesuai dengan perintah Kapolda Banten, segala bentuk gangguan keamanan dalam Pilkades akan dilakukan penegakan hukum yang tegas. Dengan demikian, dia mengingatkan peserta Pilkades maupun simpatisan untuk tidak melakukan aksi di luar ketentuan ketika calon idamannya kalah dalam perolehan suara.

“Segala bentuk gangguan keamanan dalam Pilkades akan dilakukan penegakan hukum yang tegas,” tandasnya. (Ahmad/Red)

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru