Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sekda Kabupaten Tangerang Tinjau Kapasitas TPA Jatiwaringin

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sekda Kabupaten Tangerang Tinjau Kapasitas TPA Jatiwaringin

Sekda Kabupaten Tangerang Meninjau Kapasitas TPA Jatiwaringin (Istimewa)

TANGERANG, BINGAR.ID – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juli, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Moch Maesyal Rasyid meninjau lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang, Jumat (5/06/2020).

“Kami meninjau lokasi TPA Jatiwaringin, dihari ini sejauh mana kapasitas TPA yang akan tersedia dalam menampung sampah di Kabupaten Tangerang,” ungkap Sekda disela-sela kunjungannya ke TPA.

Peninjauannya ke TPA tersebut bukan hanya untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, tapi juga dalam rangka mengetahui agenda penanggulangan sampah di wilayah Tangerang supaya tercipta keseimbangan lingkungan.

“Saya mengajak kepada masyarakat agar dapat mengurangi sampah rumah tangga, agar bisa mengurangi kapasitas sampah di TPA jatiwaringin,” ujar Rudi Maesyal.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Achmad Taufik menambahkan, volume sampah di Jatiwaringin sudah menumpuk dari luas lahan 21 hektar. Selain itu, Pemkab masih ada lahan sekitar 10 hektar untuk mempersiapkan TPA Jatiwaringin dan akan dilakukan penanaman pohon diarea TPA.

“Lebih dari 2000 ton sampah tiap harinya masuk di TPA ini, sehingga kita terus waspadai bagaimana kapasitas dan mencari solusi terbaik berkaitan dengan pengolahan sampah yang efektif di Kabupaten Tangerang,” ungkap Taufik.

Taufik melanjutkan, Bupati Tangerang Ahmad Zaki Iskandar telah memerintahkan agar DLHK mencari solusi terbaik, berkaitan dengan pengolahan sampah ini, sehingga lahan yang ada tidak habis akibat tumpukan sampah semata.

“Di TPA Jatiwaring, masih ada lahan 10 hektar disamping TPA yang bisa digunakan, tetapi kalau tidak diefektifkan pengelolaannya lahan seluas itu pasti akan habis sehingga saat ini kita mencari langkah efektif efisien dalam mengelola sampah supaya lahan yang ada tidak semuanya terpakai untuk menimbun sampah” ungkap Taufik. (Ahmad/Red).

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru